SISTEM
BISNIS ELEKTRONIK
Penggunaan
internet serta jaringan dan informasi teknologi lainnya untuk mendukung
perdagangan komersial, kerjasama dan komunikasi perusahaan, dan situs yang
mendukung proses bisnis, baik dalam jaringan perusahaan dengan
pelanggan-pelanggan serta mitra bisnisnya.
Aplikasi Perusahaan Lintas Fungsional
Terintegrasi
yang melintasi batasan fungsi-fungsi tradisionaln untuk merekayasa ulang dan
meningkatkan proses-proses bisnis vital diseluruh perusahaan.
Organisasi-organisasi ini melihat system perusahaan lintas fungsional sebagai
cara strategis dalam penggunaan TI untuk membagi sumber daya informasi dan
meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses bisnis dan mengembangkan hubungan
strategis dengan pelanggan, pemasok, dan mitra bisnis.
Gambar 7.2
Proses
pengembangan produk baru dalam perusahaan pabrikasi. Ini adalah sebuah contoh
proses bisnis yang harus didukung oleh system lintas fungsional yang melintasi
batasan dari beberapa fungsi bisnis
Arsitektur Aplikasi
Perusahaan
Gambar
7.3 menampilkan arsitektur aplikasi perusahaan, yang mengilustrasikan hubungan
timbale balik dari aplikasi lintas fungsional perusahaan yang utama yang telah
banyak dimiliki dan digunakan bperusahaan saat ini. Perusahaan berfokus pada
penyelesaian proses-proses bisnis fundamental secar bersama-sama dengan para
pelanggan, pemasok, mitra dan karyawan perusahaan yang terkait.
Sistem Pengolahan Transaksi
Sistem pengolahan transaksi (Transaction
processing system-TPS) adalah sistem informasi lintas fungsional dimana
proses data dihasilkan dari keberadaan transaksi bisnis. Transaksi
adalah peristiwa yang terjadi sebagai bagian dari melakukan bisnis, seperti
penjualan, pembelian, penyimpanan, penarikan, pengembalian dan pembayaran.
Sistem pengolahan transaksi
online memainkan peran strategis dalam perdagangan komersial. Banyak perusahaan
menggunakan internet, ekstranet dan jaringan lain yang mengikat mereka secara
elektronik kepada pelanggan dan pemasok mereka untuk pengolahan transaksi
online (Online Transaction processing
-OLTP)
Siklus Pengolahan Transaksi
- Pengolahan transaksi sistem pengolahan transaksi mengolah data dengan dua cara :
- Pengolahan kelompok, dimana data transaksi di kumulasikan selama satu periode waktu dan di proses secara periodik, dan
- Pengolahan seketika, (juga disebut pemmgolahan online), dimana data diolah segera setelah transaksi muncul semua sistem pengolahan transaksi online menghubungkan proses seketika. Banyak sistem online juga bergantung pada kemampuan toleransi kesalahan sistem komputer yang terus beroperasi walaupun ada sistem yang gagal.
- Pemeliharaan basis data, basis data sebuah organisasi harus diperbarui oleh sistem pengolahan transaksi, sehingga mereka dapat selalu mengoreksi dan memperbarui. Karena itu, sistem pengolaha transaksi membantu memelihara basis data perusahaan dari sebuah organisasi untuk memberi perubahan transaksi bisnis dari hari ke hari. Sebagai contoh, penjualan secara kredit kepada pelanggan akan menyebabkan neraca saldo meningkat dan jumlah persediaan berkurang. Pemeliharaan basis data meyakinkan bahwa ini dan perunahan lainnya tergambar dalam catatan data yang tersimpan dalam basis dan perusahaan.
- Pembuatan dokumen dan laporan, sistem pengolahan transaksi menghasilkan berbagai dokumen dan laporan. Contoh dokumen transaksi, meliputi pesanan pembelian, slip pembayaran, tanda terima penjualan, tagihan, dan laporan pelanggan. Laporan transaksi mungkin mengambil bentuk dari daftar transaksi, seperti daftar gaji, atau mengedit laporan yang menggambarkan kesalahan yang terdeteksi selama proses.
- Pengolahan pertanyaan. Banyak sistem pengolahan transaksi memungkinkan anda menggunakan internet, intranet, ekstranet dan penjelajah situs atau manajemen bahasa permintaan untuk membuat pertanyaan dan menerima respons yang berhubungan dengan hasil aktivitas proses transaksi. Umumnya respons ditampilkan dalam berbagai format atau layar yang spesifik.Sistem kolaborasi perusahaan (enterpise collaboration system-ECS) adalah sistem informasi lintas fungsional yang memperluas komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi di antara anggota tim bisnis dan kelompok kerja. Teknologi informasi, khusus teknologi internet, menyediakan alat untuk membantu kita mengolaborasi untuk mengomunikasikan ide-ide, membagi sumber daya, dan mengoordinasian usaha kooperatif kita sebagai anggota dari beberapa proses formal dan informal dan proses dan kelompok kerja yang dilakukan banyak organisasi saat ini. Tujuan sistem kolaborasi perusahaan adalah untuk memudahkan kita bekerja bersama sama dengan lebih muda dan efektif dengan membantu kita untuk:
- Berkumunikasi: saling membagi informasi
- Berkoordinasi: mengorganisasi usaha kerja individual kita dan menggunak sumber-sumber daya.
- Berkolaborasi: bekerja sama secara kooperatif pada proyek-proyek dan penugasan.Sebagai contoh, insinyur, spesialis bisnis, dan konsultan luar dapat membantu sebuah tim virtual untuk suatu proyek. Tim tersebut dapat mengandalkan internet dan ekstranet untuk berkolaborasi melalui surat elektronik, konferensi video, forum diskusi, dan basis data multimedia dari informasi yang sedang berjalan pada sebuah proyek situs.Alat untuk kolaborasi perusahaanAlat komunikasi elektronik termasuk surat elektronik, pesan suara, faksimile, penerbitan dalam situs, sistem papan buletin, pager dan sistem telepon internet. Alat-alat ini memungkinkan anda secara elektronik untuk mengirim pesan, dokumen dan arsip dalam data, teks, suara dan pesan atau multimedia melalui jaringan komputer.Alat konferensi elektronik membantu orang berkomunikasi dan berkolaborasi saat bekerja bersama-sama. Salah satu jenis metode konferensi memungkinkan anggota tim dan kelompok kerja pada lokasi yang berbeda untuk bertukar ide secara intraktif pada waktu yang bersamaan, atau pada waktu yang berbeda sesuai kenyamanan mereka.
GAMBAR 7.11 Contoh-contoh
sistem informasi bisnis fungsional. Perhatiakn bagaimana mereka mendukung
wilayah fungsional utama di bisnis.
Target Pemasaran
telah menjadi perangkat penting dalam membnagun strategi
pelaksanaan dan promosi untuk memperkuat inisiatif perdagangan komersial sebuah
perusahaan sebagaimana yang terjadi dalam bisnis tradisional. Sebagaimana
diilustrasikan pada gambar 7.13, target pemasaran adalah sebuah konsep
manajemen periklanan dan promosi yang mencakuo lima komponen target.
- Komunitas. Perusahaan dapat menyesuaikan pesan iklan dan metode promosi mereka untuk menarik orang dalam komunitas khusus. Mereka dapat berupa ketertarikan komunitas, seperti komunitas virtual pada penyuka olahrag online, pehobi seni dan keterampilan, atau komunitas geografis yang dibentuk oleh situs dari sebuah kota atau organisasi lokal lain.
- Konten. Periklanan seperti pada, papan iklan atas spandik, dapat di tempatakna di berbagai situs pilihan, selain di dalam situs perusahaan, konten pesan-pesan ini di tunjukan kepada penonton yang di targetkan. Kampanye untuk satu produk di halaman pembuka mesin pencari internet adalah contoh khusus.
- Konteks. Periklanan muncul hanya di halaman siyus yang ada hubunganya dengan konten suatu produk atau layanan. Jadi periklanan hanya ditargetkan hanya kepada orang-orang yang mencari informasi tentang suatu subjek masalah.
- Demografis/psikografis. Usaha pemasaran situs dapat ditujukan hanya pada jenis-jenis atau kelas orang-orang khusus.
- Perilaku online. Usaha periklanan dan promosi dapat di sesuaikan untuk mengunjungisatu situs oleh seorang individu. Ini memungkinkan sebuah perusahaan mengikuti perilaku online seorang pada situsnya.
Otomatisasi
Tenaga Komputer dan
internet menyediakan dasar bagi otomatisasi tenaga pejualan. Dalam banyak
perusahaan, tenaga penjual dilengkapi denga computer, notebook,penjelajah
situs, dan perangkat lunak manajemen kontak penjualan yang menghubungkan mereka
pada situs pemasaran pada internet, ekstranet, dan internet perusahaan. Ini
tidak hanya meningkatkan produktivitas personal dari orang-orang penjualan,
tetapi mempercepat secara dramatis gambaran dan analisis data penjualan dari
lapangan kepada manajer pemasaran di kantor pusat.
Hasilnya,
ini memungkinkan manajemen pemasaran dan penjualan memperbaiki pengiriman
informasi dan otomatisasi tenaga penjualan mereka. Oleh karena itu, banyak
perusahaan melihat bahwa dalam produktivitas penjualan dan respons pemasaran.
Otomatisasi
tenaga berbasis sistus Baker
Tanks, pimpinan nasional dalam penyewaan dari industry pembuatan dan pengiriman
peralatan diseluruh Negara dalam cakupan industry dari kontruksi sampai luar
angkasa. Dimasa lalu tenaga penjualan mengisi formulir untuk melacak informasi
pelangga, yang kemudian dimasukkan kedalam basis data elektronik. Ini membuat
tenaga penjualan dalam waktu sedikit melakukan yang terbaik harus mereka
lakukan penjualan. Lebih buruk lagi, perwakilan dalam perjalanan tidak
punya cara untuk berhubungan demgan basis data elektronik dari pelanggan.
Mereka
mengumpulkan banyal informasi, tetapi mereka tidak dapat mengakses dan
menggunakanya dengan efektif Baker Tanks, dengan cepat menyelami
fungsionalitas berbasis situs, waktu implementasi cepat, dan investasi rendah
modal dari sistem otomatisasi tenaga penjualan. Kemampuan untuk menghubungkan
tenaga penjualan dimana saja dan kapan saja juga merupakan suatu fitur yang
menarik. Jadi Baker Tanks beralih dari sistem pencatatan diatas kertas menjadi
sistem berbasis situs, menghapuskan langkah pemindahan ekstra pemindahan dari
dokumen kertas ke basis data.
Sistem Pabrikasi
Sitem informasi pabrikasi
mendukung fungsi produksi /operasi yang mencakup semua aktivitas yang
terkait perencanaan dan pengawasan proses produksi barang dan jasa. Oleh karena
itu, fungsi produksi/operasi terkait dengan manajemen dari proses dan sistem
operasional seluruh perusahaan bisnis. Sistem informasi yang digunakan untuk
manajemen operasional dan pengolahan transaksi yang mendukung semua perusahaan
yang harus terencana, terawasi dan pengendalian persediaan, pembelian, dan
aliran barang dan jasa.
Untuk itu, perusahaan seperti
perusahaan transportasi, grosir, ritel, institusi keuangan, dan perusahaan jasa
harus menggunakan sistem informasi produksi/operasi untuk merencanakan dan
mengawasi kegiatan operasi mereka. Dalam bagian ini, kita akan berkonsentrasi
pada aplikasi pabrikasi berbasis komputer untuk mengilustrasikan sistem
informasi yang mendukung fungsi kegiatan produksi/operasi.
Pabrikasi Terintegrasi Komputer
Bergagai sistem informasi pabrikasi,
banyak diantaranya yang membantu situs, digunakan untuk pabrikasi terintegrasi
komputer ( computer-integrated manufacturing—CIM ). Lihat gambar 7.15.
CIM adalah keseluruhan konsep yang menegaskan bahwa tujuan sistem yang
berdaarkan komputer dalam pabrikasi haruslah :
- Menyederhanakan (rekayasa ulang), proses produksi, desain produk, organisasi pabrik sebagai sebuah fondasi penting terhadap otomatisasi dan integrasi.
- Mengotomatisasi proses produksi dan fungsi-fungsi bisnis yang mendukung mereka dengan komputer, mesin, dan robot.
- Mengintegrasikan seluruh proses produksi menggunakan jaringan komputer, perangkat lunak bisnis lintas fungsional, dan teknologi informasi lainnya.
Gambar 7.15
Sistem
informasi pabrikasi mendukung pabrikasi terintegrasi komputer
Sistem Perencanaan sistem Eksekusi Sistem
Keseluruhan tujuan dari CIM dan
sistem informasi pabrikasi adalah untuk menciptakan proses pabrikasi yang
fleksibel, cerdas, yang secara efisien memproduksi produk kualitas tertinggi.
Karena itu, CIM mendukung konsep-konsep sistem pabrikasi yang fleksibel, pabrikasi
cerdas, dan manajemen kualitas total. Implementasi konsep pabrikasi seperti itu
memungkinkan sebuh perusahaan untuk merespons dan memenuhi permintaan pelanggan
dengan cepat dengan produk dan jasa berkualitas tinggi.
Sistem informasi pabrikasi juga membantu perusahaan
menyediakan, mengotomatisasi, dan mengintegrasikan banyak aktivitas yang
diperlukan untuk memproduksi segala jenis produk. Sebagai contoh,
komputer digunakan untuk membantu insinyur merancang produk-produk lebih baik
menggunakan sistem rekayasa berbantu komputer ( computer-aided design—CAE). Dan
desain berbantu komputer (computer-aided design—CAD). Alat-alat ini juga
digunakan untuk membantu merencanakan jenis bahan yang diperlukan dalam proses
produksi, yang disebut perencanaan keebutuhan material ( material requairement
planning—MRP), dan untuk mengintegrasikan MRP dengan penjadwalan produksi dan
kegiatan operasi-operasi pasar, yang dikenal sebagai perencanaan sumber daya
pabrikasi. Banyak dari proses didalam sistem perencanaan sumber daya pabrikasi
termasuk dalam modul pabrikasi dari perangkat lunak perencanaan sumber daya
perusahaan (enterprise resource planning—ERP).
Sistem pabrikasi
berbantu komputer ( computer-aided manufacturing—CAM) adalah semua yang
mengotomatisasi proses produksi. Sebagai contoh, ini dapat dilengkapi dengan
pengawasan dan pengendalian proses produksi dalam sebuah pabrik (sistem
eksekusi pabrikasi) atau dengan pengendalian proses fisik (proses
pengendalian), sebuah alat mesin (mesin pengendali), atau mesin-mesin dengan
kemampuan bekerja seperti manusia (robot).
Sistem eksekusi
pabrikasi ( manufacturing execution system—MES) adalah ssistem informasi
pengawasan kinerja bagi kegiatan operasi pabrik. Mereka mengawasi, melacak, dan
mengendalikan lima komponen penting yang termasuk dalam proses produksi: bahan,
peralatan, perintah, personel, dan spesifikasi, dan fasilitas produksi. MES
mencakup penjadwalan dan pengawasan proses. Sistem-sistem pabrikasi ini
mengawasi, melaporkan, dan menyesuaikan status dan kinerja komponen produksi
untuk membantu perusahaan mencapai proses pabrikasi yang fleksibel dan
berkualitas tinggi.
Pengendalian
proses adalah
penggunaan komputer untuk mengendalikan proses fisik yang sedang
berjalan. Sebuah sistem komputer pengendalian proses mensyaratkan penggunaan
perangkat khusus yang peka yang dapat mengukur fenomena fisik, seperti
perubahan temperatur dan tekanan. Pengukuran-pengukuran fisik lanjutan ini
dikonversasikan kedalam bentuk digital dengan konversi analog ke digital dan
dihubungkan ke komputer untuk diolah.
Pengendalian mesin adalah penggunaan komputer untuk
mengendalikan aktivitas dari mesin. Ini juga populer disebut sebagai
pengendalian numerik. Alat pengendalian mesin berbasis komputer untuk segala
macam produk pabrikasi adlah sebuah aplikasi pengendalian numerik yang khas
digunakan banyak pabrik diseluruh dunia.
Sistem
Sumber Daya Manusia
Fungsi manajemen sumber daya manusia (human resource
management—HRM) termasuk rekrutmen, penempatan, evaluasi, kompensasi, dan
pengembangan karyawan dari sebuah organisasi. Tujuan dari manajemen sumber daya
manusia adalah penggunaan yang efektif dan efisien dari sumber daya manusia
dalam perusahaan. Oleh sebab itu, sistem informasi sumber daya manusia ( human
resource information system—HRIS) adalah dirancang untuk mendukung :
- merencanakan untuk memenuhi kebutuhan personel dalam bisnis,
- mengembangkan seluruh potensi karyawan, dan
- mengendalikan seluruh kebijakan dan program dari seluruh personel.
Pada dasarnya, bisnis menggunakan sistem
informasi berbasis komputer untuk :
- Membuat slip gaji dan laporan gaji
- Mengelola catatan personel
- Menganalisa penggunaan dalam operasi bisnis
Dan banyak juga perusahaan telah melampaui fungsi
manajemen personel tradisional ini dan telah mengembangkan sistem informasi
sumber daya manusia yang juga mendukung :
- Perekrutan, penyeleksian, dan memperkerjakan
- Penempatan tugas
- Penilaian kinerja
- Analisis manfaat karyawan
- Pelatihan dan pengembangan
HRM dan internet
Internet telah menjadi kekuatan utaman bagi perubahan didalam manajemen sumber daya manusia. Sebagai contoh, sistem HRM online dapat melibatkan perekrutan karyyawan melalui bagian rekrutmen dari situs korporat. Internet kaya dengan informasi dan kontak bagi pemberi kerja dan pencari kerja. Informasi HRM yang sangat berguna lainnya, seperti laporan pekerjaan dari industri, atau daftar pasar perekrutan terkenal oleh industri dan profesi.
HRM dan Intranet Korporat
Teknologi intranet memudahkan perusahaan untuk mengolah aplikasi HRM yang umum di intranet perusahaan. Intranet memungkinkan departemen HR untuk memberikan layanan 24 jam kepada pelanggan mereka. Mereka juga bisa menyebarkan informasi berharga dengan lebih cepat dibandingkan melalui saluran perusahaan sebelumnya. Intranet dapat mengumpulkan informasi online dari karyawan untuk masukan ke dalam arsip HRM mereka, dan dapat memudahkan manajer dan karyawan lain untuk melaksanakan tugas-tugas HRM dengan sedikit intervensi oleh departemen HRM.
Gambar 7.17
Sebuah contoh sistem tinjauan memperkerjakan karyawan
Manfaat lain dari intranet adalah bahwa ia bertindak sebagai sebuah alat pelatihan unggulan. Karyawan dapat dengan mudah mengunduh instruksi dan proses untuk mendapatkan informasi atau edukasi yang mereka butuhkan. Selain itu karyawan juga dapat melihat video pelatihan melalui intranet berdasarkan permintaan. Oleh karena itu, intranet meniadakan kebutuhan untuk meminjamkan dan melacak video pelatihan.Sistem AkuntansiSistem informasi akuntansi adalah yang tertua dan paling banyak menggunakan sistem informasi dalam bisnis. Mereka mencatat dan melaporkan transaksi bisnis dan peristiwa ekonomi lainnya. Sistem akuntansi berbasis komputer mencatat dan melaporkan aliran dana melalui sebuah organisasi yang berbasis historis dan membuat laporan keuangan penting, seperti neraca saldo dan laporan keuangan terproyeksi dan anggaran keuangan. Sistem operasi akuntansi menekankan pada catatan pembukuan yang sah dan historis serta membuat laporan keuangan yang akurat. Umumnya,sistem ini memasukkan piutang, utang, gaji, dan sistem buku besar.Sistem manajemen akuntansi berfokus pada perencanaan dan pengendalian operasi bisnis. Mereka menekankan pada laporan akuntansi biaya, pengembangan anggaran keuangan, laporan keuangan terproyeksi, dan laporan analistis yang membandingkan kinerja aktual dan perkiraan. Gambar 7.18 mengilustrasikan antara hubungan dari beberapa sistem informasi akuntansi penting yang terkomputerisasi, oleh usaha kecil maupun besar. Banyak paket perangkat lunak akuntansi yang tersedia untuk aplikasi ini. Gambar 7.19 memberikan rangkuman yang baik dari enam yang biasa, tetapi penting, sistem informasi akuntansi yang digunakan oleh perusahaan bisnis besar dan kecil.GAMBAR 7.19 rangkuman dari enam sistem informasi akuntansi penting yang digunakan dalam bisnis.GAMBAR 7.19 rangkuman dari enam sistem informasi akuntansi penting yang digunakan dalam bisnis.
- Pendanaan bisnis
- Alokasi dan pengendalian sumber daya keuangan dalam sebuah bisnis
Sistem
akuntansi online
Penggunaan internet dan jaringan lain mengubah
bagaimana sistem informasi akuntansi mengawasi dan melacak aktivitas
bisnis. Sifat interaktif dari sistem akuntansi membutuhkan bentuk baru
dari dokumen transaksi, prosedur, dan pengendali. Ini khususnya
diterapkan pada sistem, seperti pengolahan pesanan. Pengendalian persediaan,
piutang, dan utang. Sistem ini secara langsung terlibat dalam pengolahan transaksi
antara sebuah bisnis dengan pelanggan serta pemasoknya.Banyak perusahaan yang
menggunakan internet dan tautan jaringan lain kepada mitra perdagangan ini
melalui sistem pengoolahan transaksi online.
Sistem
manajemen keuangan
Sistem manajemen keuangan berbasis komputer mendukung
manajer dan pelaku bisnis dalam memutuskan terkait dengan :
Kategori sistem manajemen keuangan
yang utama termasuk manajemen kas dan investasi, penganggaran modal, anggaran
keuangan, dan perencanaan keuangan. Sebagai contoh penganggaran modal
melibatkan evaluasi termasuk profitabilitas dan dampak keuangan dari
pengeluaran modal yang diusulkan. Proposal pengeluaran jangka panjang untuk
fasilitas dan peralatan dapat dianalisis menggunakan berbagai teknik evaluasi
pengambilan atas investasi (return on investment—ROI). Aplikasi ini mebuat
berat penggunaan dari model pengolah angka yang menghubungkan analisis nilai
saat ini dari arus kas yang diharapkan dan analisis probabilitas risiko untuk
menentukan campuran optimal dari proyek modal untuk sebuah bisnis.
Analisis keuangan juga umumnya menggunakan pengolahan angka elektronik dan
perangkat lunak perencanaan keuangan lain untuk mengevaluasi kinerja keuangan
saat ini dan terproyeksi dari sebuah bisnis. Mereka juga membantu menentukan
kebutuhan pendanaan dari sebuah bisnis dan menganalisis metode alternatif
terhadap pendanaan. Analisi keuangan menggunakan anggaran keuangan yang
memperhatikan situasi ekonomi, operasi bisnis, jenis pendanaan yang tersedia,
tingkat bunga, dan harga sham.
Gambar 7.21
Contoh dari
sistem manajemen keuangan yang penting
Dan obligasi
untuk mengembangkan rencana pendanaan optimal untuk bisnis. Paket pengolah
angka elektonik, perangkat lunak DSS, dan perangkat kelompok berbasis situs
daapat digunakan untuk mengembangkan dan memanipulasi model keuangan
silahkan download link di bawah ini
perangkat lunak
bisnis elektronik
sistem bisnis perusahaan
telekomunikasi dan jaringan
manajemen sumber data
perangkat keras
berikut adalah video tentang bisnis elektronik
bisnis elektronik
sistem bisnis perusahaan
telekomunikasi dan jaringan
manajemen sumber data
perangkat keras
berikut adalah video tentang bisnis elektronik